Pemecatan dari tempat kerja bisa saja dilakukan

Sosbud
Ilustrasi siswa dan guru sedang mengikuti upacara bendera. /SK

Sentani,SK – Menelisik keluhan masyarakat disejumlah Kampung terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura yang tidak aktif, baik tenaga guru, medis hingga kepada pelayanan ditingkat Distrik dan Kampung.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura Hana Hikoyabi mengaku pihaknya telah melaksanakan koordinasi dan juga InspekSi menaDak (Sidak) keberbagai instansi terkait.

Dikatakan, dari laporan sejumlah pihak terhadap kinerja para ASN, baik medis dan tenaga guru serta staf dilingkup Pemkab Jayapura, Distrik dan Kampung yang tidak melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik akan diberikan peringatan. Sementara yang sama sekali tidak hadir dan masuk kantor dalam waktu yang lama dipastikan akan diberhentikan dari status Asnnya.

“ Kita ingin agar pemerinahan ini berjalan dengan baik dengan mengedepankan sisitem birokrasi serta pelayanan yang prima kepada masyarakat. Setiap aparat sipil negara yang bekerja diluar dari tugas dan fungsinya akan diberikan sangsi, adminitrasi maupun diberhentikan,” ujar Hana Hikoyabi saat ditemui di Sentani. Sabtu (9/3/2019).

Menyikapi hal tersebut, Alberth Tokoro salah satu warga masyarakat di Kampung Yoboi Distrik Sentani, meminta kepada Pemerinta Daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk segera melihat proses belajar mengajar di SD YPK Idi Kampung Yoboi.

“ Sampai hari ini anak-anak kesekolah, tetapi tidak ada proses belajar mengajar. Kepala Sekolah dan guru tidak ditempat. Padahal anak-anak sebentar lagi akan melaksanakan ujian,” ungkapnya. (*)

12 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code