Bupati jayapura kaget, pencaker dan pengurusan ktp membludak

Sosbud
Para pencaker yang sedang mengurusi kartu kuning di kantor disnakertrans kabupaten jayapura./SK

Sentani,SK – Bupati Jayapura Mathius Awoitauw meminta kepada Instansi teknis yang mengurusi perekaman elektronik kartu tanda penduduk agar segera mendata dengan baik semua proes perekaman yang berlangsung, dan itu harus berjalan dengan normal.

“ Seharusnya pendataan dan perekaman dokumen kependudukan berjalan normal saja, ini kenapa seperti membludak dan semua orang datang ke dukcapil untuk mengurus dokumen kependudukan mereka,” ujar Bupati Awaoitauw saat ditemui di Sentani. Jumat (8/3/2019).

Bupati juga mengatakan, Dinas terkait dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (dukcapil) harus menanyakan keberadaan masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan mereka.

“ Ini dorang datang dari mana, kapan tinggal disini. Dinas terkait harus membuat data tersendiri terkait dengan penerimaan pegawai, dan masyarakat yang memang sudah berdomisili disini. Dokumen kependudukan adalah kewajiban kita sebagai warga negara, tetapi ada aturan yang harus ditaati ketika kita pindah domisili pada daeah lain,” jelasnya.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Dikcapil Kabupaten Jayapura Edi Susanto mengatakan terkait hal ini, setiap  warga masyarakat yang pindah domisili wajib membawa surat pindah domilsili dari tempat asal.

“ Selama surat pindah domisi tidak disertakan dalam kepengurusan dokumen kependudukan, apapun itu bentuknya kami tidak layani,” katanya.

Sementara itu, Beti Wambrauw Kepala Bidang Penempatan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dsnakertrans) Kabupaten Jayapura mengatakan jumlah Pencari kerja pada 2018 mencapai 3.780 orang, dan yang telah ditempatkan berjumlah 676 orang.

“ Untuk tahun ini sementara dalam proses rekapan, tahun 2018 jumlah pencaker non papua mencapai 1.378 orang sementara yang oap mencapai 2.358 orang,” pungkasnya. (*)

7 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code