Masyarakat di distrik ebungfauw terima bimtek perikanan dan kelautan

Ekonomi
Peserta bimtek perikanan dan kelautan di kampung Kameyakha Distrik Ebungfauw. /SK

Sentani,SK – Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jayapura telah melaksanakan Bimbingan Teknis (bimtek) bagi masyarakat adri sejumlah Kampung di Distrik Ebungfauw Kabupaten Jayapura.

Mewakili Bupati Jayapura, kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Assiten III Setda Kabupaten Jayapura yang juga di hadiri perwakilan Komisi IV DPRRI, Pihak Perbakan dan Pemerintah Distrik Ebungfauw.

Assiten III Setda Kabupaten Jayapura Timoteus Demetouw yang membacakan sambutan Bupati Jayapura mengatakan bahwa kegiatan Bimtek kali ini sangat penting bagi kepentingan masyarakat lokal yang nantinnya membuka usaha perikanan dengan memnfaatkan Danau Sentani yang sangat luas ini.

Dikatakan, diwaktu yang lalu Danau Sentani ini identik dengan Iakn Gabusnya. Tetapi sejalannya waktu serta masuknya jenis ikan yang sifatnya predator maka ikan gabus, gete-gete, mujair, nila yang menjadi ikan endemik di danau ini secara perlahan mulai hilang.

“ Kita mulai dengan budi daya ikan air tawar, ada rencana pemerinah untuk budi daya ikan gabus juga. Oleh sebab itu, bimtek kali ini penting bagi masyarakat semua untuk mengetahui secara tehnis bagimana mengelola usaha perikanan ini dengan baik,” jelas Tiomteus di Kampung Kameykha Distrik Ebungfauw. Senin (4/3/2019).

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jayapura, Rudi Saragi, mengatakan kegiatan Bimtek yang dilakukan pihaknya ini diikuti oleh perwakilan masyarakat dari sejumlah Kampung di Distrik Ebungfauw.

Dijelaskan, dalam kegiatan ini ada penandatanganan kerja sama Pemerintah Kabupaten Jayapura dengan pihak perbankan dalam hal ini Bank BNI yang akan membekap soal modal bagi para nelayan yang ingin membuka usahanya.

“ Sekarang saatnya nelayan di danau sentani ini harus mandiri dan berusaha dengan potensi sumber daya alam yang tersedia. Masyarakat juga kita harapkan untuk mamnfaatkan peluang usaha perikanan ini dengan baik. Ada seribu ekor bibit ikan nila dan mujair dari pihak komisi iv dprri dan lima ratus ekor dari pemerintah daerah yang akan diberikan kepada sejumlah kelompo yang akan memulai usaha mereka,” ungkapnya. (*)

14 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code