Komisi IV DPRRI kunjungi kampung adat yoboi

Advetorial
Rombongan tim Komisi IV DPRRI dan Forkopinda Kabupaten Jayapura saat menabur bibit ikan di salah satu keramba milik warga. /SK

Sentani,SK – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Reublik Indonesi (DPRRI) dalam kunjungan kerjanya telah mengunjungi Kampung Adat Yoboi Distrik Sentani.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV betemu secara langsung dengan Masyarakat Perikanan dan Petani sagu sekaligus memberikan 5000 bibit ikan air tawar, dan pakan ternak serta pupuk untuk pertumbuhan sagu Kampung tersebut.

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Jayapura yang diwakili oleh Assisten I Setda Kabupaten jayapura, Forkopinda, serta unsur pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Jayapuara.

Ketua Tim Komisi IV DPRRI DR.Michael Watimena mengatakan bahwa pihaknya dalam kunjungan ini ingin melihat secara langsung budi daya ikan air tawar  dan sagu secara di Kampung Yoboi.

Dikatakan, dari laporan Pemerintah Daerah masa pertumbuhan sagu di Daerah ini mencapai 10-12 Tahun, oleh sebab itu kami usulkan agar proses pertumbuhan tanaman sagu dipercepat dari biasanya. Tentu dengan menggunakan tehnologi pertanian yang sudah ada digunakan ditempat lain.

“ Jumlah luasan lahan sagu dan daya konsutif masyarakat sangat tidak seimbang. Apalagi satu pohon dalam masa pertumbuhannya mencapai 10-12 tahun. Oleh sebab itu kami usulkan melalui kementerian pertanian agar teknologi pertanian kususnya tanaman sagu dapat dipercepat masa pertumbuhannya antara 5-7 tahun sudah dapat dipanen oleh masyarakat,” jelas Watimena yang juga sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPRRI di Kampung Yoboi. Jumat (15/2/2019).

Michael Watimena juga mengatakan pihaknya telah membantu masyarakat nelayan dengan menaburkan bibit ikan sebanyak 5000 ekor di masing-masing kelompok usaha bersama di Kampung Yoboi.

“ Kedepan kita sudah ada rencana untuk menaburkan ikan air tawar di danau sentani sebanyak 1 juta ekor. Dengan keberadaan danau yang indah ini kita juga berharap agar masyarakat dapat menjaga serta merawat dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten I Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri dalam laporannya menyebutkan bahwa Kampung Adat Yoboi telah dicanangkan sebagai Kampung Wisata Sagu.

“ Kampung yoboi memiliki luas hutan sagu sebesar 30 ribu hektar dan dikelola secaraalami oleh masyarakat. Oleh sebab itu, kampung ini telah dijadikan sebagai kampung wisata sagu. Kedepannya sagu akan dikelola secara profesional sebagai potensi sumber daya alam dikampung ini untuk kepentingan peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya. (*)

1,708 total views, 12 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code