Pengolaan dana kampung harus jelas

Sosbud
Bupati Jayapura foto bersama dengan sejumlah kepala kampung usai menerima pagu ADK dan ADD beberapa waktu lalu. /SK

Sentani,SK – Bupati Jayapura Mathius Awoitauw minta kepada Pemerintah Kampung Adat agar pengolaan Alokasi Dana Kampung (ADK) dapat di pergunakan serta dimanfaatkan sebaik mungkin.

Menurutnya, penambahan anggaran dari ADK pada setiap Kampung pasti ada alasannya. Oleh sebab itu, Pemerintah Kampung harus transparan juga kepada semua masyarakatnya.

“ Penambahan anggaran kusus ADK, pemerintah harus beradu argumen dengan dewan. Kita sampaikan alasannya, kenapa anggaran harus naik. Oleh sebab itu ditingkat bawah setelah mendapatkan anggaran ini tidak boleh main-main,” tegas Bupati Awoitauw saat ditemui di Sentani. Rabu ( 6/2/2019).

Dikatakan, misalnya untuk ibu dan anak. Pemerintah Kampung harus menganggarkan 100 juta, dalam operasionalnya harus hadirkan PKK tingkat Kampung untuk mendengarkan apa keluhan dan keperluan mereka dengan dana yang akan diberikan. Demikian juga untuk sektor-sektor yang lain.

“ Penambahan anggaran dari ADK nanti kusus kampung adat agar ada percepatan pembangunan dari kampung adat itu sendiri. Yang jelas pemerintah kampung adat sudah tidak seperti yang dulu lagi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK)Kabupaten Jayapura Elisa Yarusabra mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk pengelolaan sistem keuangan Kampung adat. Hal ini dimaksud agar adanya istrumen yang jelas dan aturan yang baku digunakan oleh Pemerinah Kampung Adat.

“ Kampung adat diberikan tambahan dana seratus juta, artinya penambahan danan tersebut tidak serta merta tanpa pengawasan kami sebagai pemerintah daerah. Oleh sebab itu harus ada aturan main yang digunakan nanti,” ujarnya. (*)

20 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code