Sekolah adat akan gelar symposium

Penkes
Siswa-siswi sekolah adat yang tengah menerima materi. /SK

Sentani,SK – Direktur Sekolah Adat Kabupaten Jayapura Origenes Monim mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar Symposium terkait sisitim pengelolaan dan status Sekolah Adat di kabupaten Jayapura.

Dijelaskan, kegiatan Symposium ini dilakukan sebelum peresmian tiga ruang kelas pada minggu ketiga Februari. Dimana ruang kelas ini telah dibangun sejak akhir tahun lalu dan sedang dalam tahap penyelesaiaan.

“ Dalam symposium nanti, ada sejumlah pokok pikiran yang akan dibahas terkait pengelolaan sekolah adat, tenaga pendidik, sisiwa,program belajar dalam kurikulum, hingga kepada rencana perubahan status sekolah adat menjadi universitas adat pada 2022 bersamaan dengan kongres masyarakat adat nusantara di kabupaten jayapura,” ujar Origenes Monim di Kampung Harapan Distrik Sentani Timur. Kamis (31/1/2019).

Terkait dengan operasional sekolah adat adat, Monim mengaku sekolah yang dipimpinya ini masi tetap berjalan seperti biasa sambil menyesuaikan kondisi pembangunan tiga ruang kelas yang baru.

“ Terkait pelaksanaan symposium nanti, kita berharap sekolah-sekolah adat yang ada di kabupaten keerom, kota jayapura, dan kabupaten sarmi bersama dengan kami dapat menyatukan presepsi. Sehingga nanti perubahan status sekolah menjadi universitas, kita sudah ada sekolah-sekolah ditingkat dasar dan selanjutnya,” kata Origenes Monim.

Sementara itu, Ondofolo Kampung Hobong Yan piter Ibo mengatakan sosilisasi keberadaan Sekolah Adat harus terus dilakukan disetiap Kampung sehingga minat siswa sekolah ini dari Tahun ke tahun harus meningkat.

“ Menghadapi proses perubahan satatus sekolah adat, maka jumlah siswa belajar dan tenaga pengajar harus ditambah. Oleh sebab itu perlu dukungan semua warga masyarakat secara aktif di pesisir danau sentani,” jelasnya. (*)

11 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code