Lapak-lapak di pasar pharaa ditempati korban relokasi pedagang terminal

Ekonomi
Lapak-lapak jualan yang telah dibangun disela-sela bangunan B-C di Pasar Pharaa Sentani./SK

Sentani,SK – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Jayapura Yos Levi Yoku mengatakan pembangunan lapak-lapak tambahan disela-sela Lima bangunan permanen merupakan inisiatif pedagang yang adalah korban  relokasi dari terminal dan yang belum mendapatkan tempat jual dari awal.

“ Lapa-lapak ini adalah inisiatif mereka sendiri, pemerintah tidak mengeluarkan anggaran untuk itu. Kami hanya mengawasi lapaknya dibangun mengikuti bangunan permanen yang ada,” ujar Levi Yoku di Sentani. Selasa (29/1/2019)

Dikatakan, dalam proses pembangunan lapak-lapak tersebut pihakPerindag telah mengarahkan pedagang untuk menempati tempat sesuai dengan jenis barang yang dijual.

“ Untuk lantai bawah, misalnya kios kami sarankan untuk sembako dan barang-barang jadi lainnya. Dan itu hanya ada pada satu bangunan saja,” katanya.

Disinggung soal tempat jual yang tidak beraturan di Lima bangunan permanen ini, Levi yang sudah sembilan Bulan menjabat sebagai Kepala Dinas Perindag berkilah bahwa sudah berkali-kali dirinya meberitahukan kepada pedagang agar berjualan sesuai dengan jenis barang dan pada tempat yang ditetapkan.

“ Saya kemarin ada kepasar dan menegur beberapa pedagang yang berjualan semau mereka, termasuk pedagang minyak tanah. Dipasar tidak boleh ada pedagang minyak tanah karena sudah disubsidi oleh pemerintah,” jelasnya.

Hal ini tentunya bertolak belakang dengan apa yang disampaikan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw sebelumnya bahwa tidak boleh ada penambahan lapak atau bangunan apapun selain Lima bangunan permanen yang telah di bangun sebelumnya.

“ Tugas pemerintah jelas, mengatur dan mengarahkan masyarakat. Bukan sebaliknya, karena pasar ini selain menjadi tempat jual beli tetapi dapat difungsikan menjadi sarana wisata bagi masyarakat itu sendiri,” ungkap Bupati. (*)

20 total views, 3 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code