Kampung adat akan mendapat tambahan anggaran

Ekonomi
Kepala DPMK Elisa Yarusabra saat wawancara ole media. /SK

Sentani,SK– Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura Elisa Yarusabra mengaku ihaknya sedang berupaya untuk mengusulakan adanya penmbahan dana dari Alokasi Dana Kampung (ADK) sebesar 100 juta bagi 13 Kampung Adat yang baru terbentuk.

Menurutnya, pengusulan ini tinggal menunggu kesepakatan Bupati Jayapura sebagai Pimpinan Daerah, dan hal terpenting yang ingin dilakukan dari penembahan dana ini adalah pemberdayaan masyarakat adat itu sendiri.

“ Dasarnya jelas, UUD 1945 pasal 18b, otsus,UU Desa, perdano 8 tahun 2016. Aturan ini sangat kuat dan jelas sekali dalam mengatur semua kewenangan secara kusus bagi masyarakat adat,” ujar Elisa saat ditemui di Sentani. Rabu (23/1/2019).

Dikatakan, dari 13 Kampung Adat sebagai langkah awal. Dalam pengelolaannya berjalan lancar maka tidak menutup kemungkinan bagi Kampung-Kampung Adat yang sedang dipersiapkan nanti akan mendapatkan hal yang sama.

“ Total dana adk setiap kampung mencapai 1,3 miliar rupiah, jumlah dana yang cukup besar untuk dapat dipergunakan bagi pemberdayaan masyarakat adat. Baik sektor ekonomi, pendidikan,kesehatan, ibu dan anak serta kesejahteraan masyarakat dimasing-masing kampung,” jelasnya.

Sementara itu, Boaz Enok salah satu Tokoh Masyarakat Adat mengatakan pengalokasian anggaran secara bertahap kepada masing-masing Kampung Adat harsu disertai dengan penjelasan serta aturan dan rambu-rambu yang patut diikuti oleh Pemerintah Kampung Adat itu sendiri.

“ Bicara uang ini sangat sensitif, pemerintah jangan kasih umpan dan jerat bagi kepala kampung adat untuk menggunakan anggaran tanpa diketahui fungsi dan tujuan anggaran itu sendiri. Oleh sebabnya, paling tidak ada semacam bimtek bagi kepala-kepala Kampung adat yang ada,” ungkapnya. (*)

14 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code